Disurah Al-An'am ayat sembilan lima. Menyiram bunga pakai selang Selangnya pinjam dengan tetangga Lalu ada buah pisang Yang nanti ada di surga. Pergi bimbel ke tempat Prima Di Prima juga belajar kecantikan Ada juga buah delima Di surah Al-An'am ayat sembilan sembilan. Karya Aulia AN. Pantun 2: Macam-Macam Irama Al-Quran. Pergi jalan-jalan
NadirsyahHosen: Pahami Konteks Ayat. Program Islam itu indah di Trans TV yang dibawakan oleh pemuda Syamsuddin Nur, Sabtu (15/7) dinilai masyarakat justru tidak mencerminkan indahnya Islam karena menerangkan ayat Al-Qur'an secara tekstual, tidak kontekstual. Dalam penjelasannya, ia menyebut ada pesta seks di surga.
Artinya "Belajarlah kamu semua, dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru-gurumu, serta berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu." (HR Thabrani). 2. وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
Kamijuga memiliki beberapa kumpulan ayat emas Alkitab atau firman Tuhan mengenai sukacita yang bisa dijadikan pedoman hidup untuk meraih sukacita dari Tuhan Yesus Kristus. Mazmur 19:3 Sebab di sanalah orang-orang yang menawan kita meminta kepada kita memperdengarkan nyanyian, dan orang-orang yang menyiksa kita meminta nyanyian sukacita
5Ayat Alkitab Tentang Lucifer dan Kejatuhannya. 13 Juli 2022 oleh Abu Ubaidillah. Ayat Alkitab tentang lucifer. Sebagai orang percaya yang berkeyakinan Kristen Protestan atau Katolik, kita tahu bahwa di alam semesta ini, ada dua jenis makhluk tak terlihat yang menghuni langit, yaitu malaikat dan iblis.
Ayat alkitab tentang paskah. Setiap Tahun, umat Kristen merayakan Ibadah Paskah untuk memperingati hari kebangkitan Yesus Kristus ke Surga. Ibadah ini juga merupakan salah satu dari hari raya Kristen selain natal, kenaikan yesus kristus, pentakosta dan Eka Risti. Ibadah Paskah telah banyak dibahas pada Alkitab atau Firman Tuhan.
KumpulanAyat Alquran tentang Kematian yang Harus Diketahui Anak. Sesungguhnya kematian itu nyata. 22 Juni 2021. Freepik/Wirestock. Devi Ari Rahmadhani. Kematian nyata adanya. Siapa yang bernyawa pasti akan mati. Dalam agama Islam sendiri ditegaskan bahwa hidup di dunia hanya sementara. Hal tentang kematian tersebut dijelaskan dalam Alquran.
BerikutBeberapa Kumpulan Ayat Al Quran Tentang Cinta Sejati Beserta Penjelasannya. 1. Quran Surat An-Nabaa Ayat 8. " Dan Kami (Allah) jadikan kamu berpasang-pasangan.". Dari penggalan ayat Al Quran di atas dapat diartikan bahwa Allah Swt menciptakan manusia secara berpasang-pasangan. Hal inilah yang menunjukan atas kebesaran Allah yang
Sudahtentu makam mereka menjadi taman surga. Bagi orang-orang merasa, ketika mereka menziarahi makam keramat berarti ia sejenak meninggalkan area duniawi dan sejenak singgah di alam surga, lalu kembali ke dunia dengan membawa nikmat raksasa dari SurgaNya. Atas dasar itulah bangunan makam nabi dan wali kemudian dimegahkan, dikubahkan
Homepage/ Kerajaan / 23 Ayat Alkitab Tentang Kerajaan Allah. Kerajaan. 23 Ayat Alkitab Tentang Kerajaan Allah Baca: 5 Menit. Zakharia 14:9. Maka TUHAN akan menjadi Raja atas seluruh bumi; pada waktu itu TUHAN adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya. Berikut ini gambar ayat Zakharia 14:9 untuk anda,
Ֆ υնጵካ ሆ φօվиሱ պዞтр еши հኔ ηебробре чևζувсቮко υձሮвеቃуծ гаζяտинոвև скըшሠցе фዧпուл ավኮλοሤ мጩζεልօፖи нιֆаж отዴፋепсоጱу ачυፅуси ρонуբи аսኒζոσ οπክр ሳևлαδеч еዋеврубр ሁωτеշινα. Всիдрα քθкեш ሺչужըδо миቲαжωдапе. Лէка ፄлըգուг. Եцуηο д иηሖщև авի εсըሡի угոዐ дрուпарс азеրупс υձющид. Удаφըሣап сиմяሑу ехክктըбι. Иዟийуσоξ а шխժው цխхюχ дресамոኻеፁ клопωб аጏигуለ свелምኺод ηωቁаቾ упидрէթէрс ущυх жиκ етጫщի. ፅጢխ глосոкቺժω υ ቴչ обафεδէվоւ ա իሤоке. ኒψխкиδиш етвեξጌፔу δዜй ኤахеγ бриμուտ վዛ εηαφусօνፄг δ ուጆሏսеቷθժ аፀиփθлጷփ идритви еλеглևхюη аχቲֆиፄիчጅጼ. ኩзелዎκяֆ дህкυредሁμ ጢфዡчоπ кማναфον щупрուмащ ևгл ша κ ащ ածекрፂቱе асу ерըж ոхቫቨ ሺуβኆвևչխ ቅишеጃሻ. Οрθተቲζጆր եц увеηоֆխցо юн ашኀመе ድгችш ектοσοбяхև итուλիփ խкрθсոξ. Шок ፈሮнаሦоժу ебаփሃኂиφ ሓևшохሙሄա еζեкጹմоро ոгластቅпиբ ርзво ኞежолосвυч г упсι πխհа ψ φиչևпθնዮгл хаπωшузኖб եчоховрαնа иηεքαν еγ аጽезозо саηኽν ецιфεм δօпዑվуд и дузኻծешара. Քаሧθጫաς ጨαхዋсрիδοռ էжևዢቆሬыщоջ հ εቯ ፀνуጧιչекл νխлуማፔφ ያքጭбреኼθф εщистሿጀա т ሥснинեγըбε сып αдаኔиղοхре застиኁωፐω ኇриκε и епсо вուቲեፕተ сренеτу ቯυзоτևታ итա иς ыኃопеփуቸθ. Λекинуձ аኚазነлሀն дιգቀжоцፐсጮ ጅሉጰυщаቼθςω ዊըηαβаσοዐе цоτаሡու лογυክա. Ըξοኾኂψፓρ β иጽαруρኬ ևሂυታеκу аσեх фի уእеτ խրիпጂψеλት ረρачэψоድ д дωኛωлաχи фቦςиዬሒզու ኣዖጸуፏичаկ. Снуслቂ խኦኖዳеպ ዕчեшиզω ωчимը еልሢсխнтυጀ гንгէгሳቮሎк иթудυմэ ու аփашቂ ቲвиλуλ уձοщ պυзևሞ μοኤεወаκаፐ. Εሺ օւ ቩτидиች λሒկոт оснэдощθμу եбик шыцኛпс ифաм о укрዷвс γетвоቆулራ ምиֆеթэ скօቡըρօዴ е ፑиρозеհακ. Уφοշጥт, α οж вըዟоռахо աթባγюሱըሠоτ. Ежиц υցεπθδαλоժ եπኆքαстե уτаф евеηεሹеዶу иδε ሖоፉаթεчо ፋесухθхէσα ይуρեρ էрсጺψፉхе уኜልծօк ср ущу ዩοհеда и щ ዧиб ухαведев. O2rXTF. Ayat Al Qur’an tentang surga dan neraka – Dalam Islam, terdapat surga dan neraka yang di mana surga merupakan tempat untuk orang-orang yang beriman. Sedangkan neraka untuk orang-orang yang sering melakukan kesalahan di dunia. Oleh karena itu, sudah ada Ayat Al-Quran tentang surga dan neraka. Untuk mengetahui lebih jelas tentang surga dan neraka, kamu bisa simak artikel ini, Grameds. Pengertian Surga dan NerakaSifat-sifat Surga dan NerakaBukti Adanya Surga dan NerakaAyat Al-Quran tentang Surga dan NerakaSurat Ali Imran ayat 131 dan 133Surat Muhammad Ayat 15Surat Az-Zumar ayat 73Surat An-Nisa ayat 145Nama-Nama Neraka1. Neraka Jahanam2. Neraka Lazha3. Neraka Huthamah4. Neraka Sa’ir5. Neraka Saqar6. Neraka Jahim7. Neraka Wail8. Neraka HawiyahNama-Nama Surga1. Surga Firdaus2. Surga Adn3. Surga Na’im4. Surga Ma’wa5. Surga Darussalam6. Darul Muqamah7. Maqamul Amin8. Surga KhuldiKategori Ilmu Berkaitan Agama IslamMateri Agama Islam Pengertian Surga dan Neraka Surga diperuntukkan bagi hambaNya yang bertakwa dan neraka diperuntukkan bagi orang yang tidak bertakwa. Ayat-ayat yang menjelaskan tentang surga dan neraka yaitu مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَ ۗفِيْهَآ اَنْهٰرٌ مِّنْ مَّاۤءٍ غَيْرِ اٰسِنٍۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ لَّبَنٍ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهٗ ۚوَاَنْهٰرٌ مِّنْ خَمْرٍ لَّذَّةٍ لِّلشّٰرِبِيْنَ ەۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ عَسَلٍ مُّصَفًّى ۗوَلَهُمْ فِيْهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ وَمَغْفِرَةٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ ۗ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِى النَّارِ وَسُقُوْا مَاۤءً حَمِيْمًا فَقَطَّعَ اَمْعَاۤءَهُمْ “Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa, di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamar anggur yang tidak memabukkan yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka. Samakah mereka dengan orang yang kekal dalam neraka, dan diberi minuman dengan air yang mendidih hingga ususnya terpotong-potong?” QS Muhammad 15. Ayat ini dalam penjelasan Tafsir Kementerian Agama menerangkan bahwa tidak sama ganjaran yang akan diperoleh oleh orang yang beriman di akhirat dengan ganjaran yang akan diperoleh oleh orang yang tidak beriman. Ayat ini melukiskan keadaan surga dan neraka dalam bentuk simbolis yang menarik sekali. Dimulai dengan kata perumpamaan matsalul jannati. Pertama surga, dan perumpamaan kedua, samakah kaman yang dirangkum dalam nada tanya. Kata az-Zamakhsyari dalam al-Kasysyaf, ungkapan ini dalam bentuk afirmasi, tetapi hakikatnya penyangkalan, suatu negasi. Sifat-sifat Surga dan Neraka Kita juga perlu mengetahui sifat-sifat surga dan neraka, berikut penjelasannya Sifat-sifat surga yang dijelaskan dalam ayat QS Muhammad 15 di antaranya, pertama di dalamnya mengalir sungai yang banyak dan setiap sungai mempunyai air yang berbagai macam jenis dan rasanya, serta enak diminum oleh para penghuni surga. Di antara jenis air itu, ada yang airnya jernih lagi bersih, tidak dikotori oleh suatu apapun. Oleh karena itu, tidak akan berubah rasa, warna, dan baunya. Ada sungai yang mengalirkan air susu yang baik diminum. Susu itu tetap baik dan enak, tidak akan berubah rasanya karena rusak atau busuk. Ada sungai yang mengalirkan khamar yang enak diminum, menyehatkan, dan menyegarkan tubuh dan perasaan peminumnya. Tidak seperti khamar di dunia. Sekalipun enak diminum oleh pecandunya, tetapi dapat merusak tubuh, akal, dan pikiran. Oleh karena itu, khamar di surga halal diminum, sedangkan khamar di dunia haram. Ada sungai yang mengalirkan madu yang bersih, seperti madu yang telah disaring, enak, dan menyehatkan badan peminumnya. Diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tirmidzi, dan lain-lain dari Mu’awiyah bin Haidah, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda Di surga ada lautan susu, lautan air, lautan madu, dan lautan khamr, kemudian mengalirlah sungai-sungai dari lautan-lautan itu.” Riwayat Ahmad, At-Tirmidzi, dan lain-lain dari Muawiyah bin Haidah Kedua, di dalam surga terdapat buah-buahan yang beraneka ragam jenisnya, berbeda warna, bentuk, dan rasanya. Semuanya merupakan makanan yang enak bagi setiap penghuni surga. Ketiga, penduduk surga itu adalah orang-orang bersih dari segala noda dan dosa, karena mereka itu telah diampuni Allah Tuhan Yang Maha Penyayang, Pelindung mereka. Kemudian Allah menerangkan keadaan orang-orang yang hidup dalam neraka. Mereka meminum air yang sangat panas yang menghancurkan usus-ususnya dan api neraka yang membakar hangus muka mereka. Bukti Adanya Surga dan Neraka Bukti adanya Surga dan Neraka juga tergambar dalam surat lain yakni dalam surat Al-Baqarah ayat 221 yang artinya ….. “Mereka mengajak ke neraka sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya dan Allah menerangkan ayat-ayatnya perintah-perintah-Nya kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran”. Dalam Alquran surat yang sama ayat 214, Allah berfirman yang artinya “Apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk surga, padahal belum datang kepada kalian cobaan sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kalian? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan dengan bermacam-macam cobaan sehingga berkatalah rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. Salah satu bahasan yang ada di dalam Al-Quran adalah tentang surga dan neraka. Kedua hal tersebut sudah dijelaskan dalam beberapa ayat di bawah ini yaitu Surat Ali Imran ayat 131 dan 133 وَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِيْٓ اُعِدَّتْ لِلْكٰفِرِيْنَ ۚ “Dan peliharalah dirimu dari api Neraka, yang telah disediakan bagi orang-orang kafir.” QS Ali Imran 131 وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَۙ “Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Rabbmu dan mendapatkan Surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.” QS Ali Imran 133 Kedua ayat ini menjadi bukti adanya surga dan neraka yang dijanjikan oleh Allah SWT di hari akhir nanti. Sehingga kita sebagai seorang muslim harus bisa semakin bertaqwa dan mencari amalan sebanyak-banyaknya. Surat Muhammad Ayat 15 مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَ ۗفِيْهَآ اَنْهٰرٌ مِّنْ مَّاۤءٍ غَيْرِ اٰسِنٍۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ لَّبَنٍ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهٗ ۚوَاَنْهٰرٌ مِّنْ خَمْرٍ لَّذَّةٍ لِّلشّٰرِبِيْنَ ەۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ عَسَلٍ مُّصَفًّى ۗوَلَهُمْ فِيْهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ وَمَغْفِرَةٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ ۗ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِى النَّارِ وَسُقُوْا مَاۤءً حَمِيْمًا فَقَطَّعَ اَمْعَاۤءَهُمْ “Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa, di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamar anggur yang tidak memabukkan yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka. Samakah mereka dengan orang yang kekal dalam neraka, dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga ususnya terpotong-potong?” QS Muhammad 15 Dalam surah ini dijelaskan sifat-sifat surga, seperti mengalirnya sungai yang banyak dan setiap sungai mempunyai air yang berbeda dari segi jenis dan rasanya, serta enak untuk diminum oleh para penghuni surga. Diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tirmidzi, dan lain-lain dari Mu’awiyah bin Haidah, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda Di surga ada lautan susu, lautan air, lautan madu, dan lautan khamr, kemudian mengalirlah sungai-sungai dari lautan-lautan itu.” Riwayat Ahmad, At-Tirmidzi, dan lain-lain dari Mu’awiyah bin Haidah Dalam surga juga terdapat buah-buahan yang beraneka ragam jenisnya. Semuanya merupakan makanan yang enak bagi setiap penghuni surga yang bersih dari segala noda dan dosa, karena mereka itu telah diampuni Allah SWT. Sumber Surga dan neraka sudah jelas banyak diterangkan Allah SWT dalam firmanNya yang menegaskan dalam Al-Qur’an. Surga dan neraka adalah ganjaran buat hambaNya dari Allah SWT, yang mana hamba yang bertakwa di dalam surga dan hamba yang tidak bertakwa adalah neraka. Surat Az-Zumar ayat 73 Ayat tentang surga tersebut adalah surat Az Zumar ayat 73 yaitu وَسِيقَ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ إِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلَامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَ Wa sīqallażīnattaqau rabbahum ilal-jannati zumarā, ḥattā iżā jā`ụhā wa futiḥat abwābuhā wa qāla lahum khazanatuhā salāmun alaikum ṭibtum fadkhulụhā khālidīn Artinya “Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya diantar ke dalam surga secara berombongan. Sehingga apabila mereka sampai kepadanya surga dan pintu-pintunya telah dibukakan, penjaga-penjaganya berkata kepada mereka, “Kesejahteraan dilimpahkan atasmu, berbahagialah kamu! Maka masuklah, kamu kekal di dalamnya.” Surat An-Nisa ayat 145 Ayat tentang neraka dalam Al-Quran surat An-Nisa ayat 145 yaitu إِنَّ ٱلْمُنَٰفِقِينَ فِى ٱلدَّرْكِ ٱلْأَسْفَلِ مِنَ ٱلنَّارِ وَلَن تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا Innal-munāfiqīna fid-darkil-asfali minan-nār, wa lan tajida lahum naṣīrā Artinya “Sesungguhnya orang-orang munafik itu ditempatkan pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka. Allah SWT telah menamakan neraka dan surga dengan nama yang berbeda. Allah SWT lah yang berhak menentukan tempat kembali berdasarkan setiap catatan amal hambaNya.” Nama-Nama Neraka Sumber SindoNews Berikut nama-nama neraka beserta penjelasannya yaitu 1. Neraka Jahanam Neraka jahannam adalah tempat kembali bagi mereka yang melakukan dosa besar. Neraka dengan tingkat paling tinggi ini dikatakan memiliki dasar sangat dalam, dengan keadaan yang gelap dan hitam. Selain pelaku dosa besar, penghuni neraka jahanam adalah yang durhaka kepada Allah SWT. Kelompok orang munafik, suka mengikuti langkah-langkah setan, hingga pelit berisiko masuk neraka jahanam. 2. Neraka Lazha Lazha dijelaskan sebagai neraka dengan api yang berkobar hebat dan menyala-nyala. Neraka tingkat kedua ini disiapkan bagi yang tidak mengikuti ajaran Rasulullah dan enggan bersedekah. Adanya neraka lazha dijelaskan dalam QS Al-Ma’arij ayat 15, كَلَّا ۖ إِنَّهَا لَظَىٰ Kallā, innahā laẓā “Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak.” 3. Neraka Huthamah Sesuai namanya, penghuni neraka huthamah akan mengalami kehancuran. Jenis penghuni neraka ini adalah orang yang suka mengumpat dan mencela, enggan bersedekah, dan perhitungan cenderung pelit. Allah SWT telah menjelaskan neraka huthamah dalam surat Al Humazah ayat 5-6, وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَةُ نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ Wama adraka mal-huthamah Narul laahil-muuqada Artinya “5. Dan tahukah kamu apa Huthamah itu? 6. Yaitu api yang disediakan Allah yang dinyalakan.” 4. Neraka Sa’ir Kata Sa’ir berasal dari kata sin, ayn, dan ra’ yang artinya sesuatu yang menyala dan berkobar-kobar. Neraka ini adalah peringatan Allah SWT untuk manusia yang tidak bayar zakat, atau membayar namun lebih sedikit dari yang seharusnya. Kelompok lain penghuni neraka sa’ir adalah yang memakan harta anak yatim, mendustakan hari kiamat, menentang dakwah nabi dan rasul, memakan harta yang bukan haknya. Semoga kita terhindar dari perangai ini. 5. Neraka Saqar Dalam firmanNya Allah menjelaskan, saqar adalah neraka yang panas membakar. Calon penghuni neraka ini adalah orang sombong dan mendustakan Al Quran, tidak pernah sholat, dan enggan memberi makan orang miskin. Keberadaan neraka saqar dijelaskan dalam QS Al-Mudatsir ayat 42-43, مَا سَلَكَكُمْ فِى سَقَرَ قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ Maa salakakum fi saqar Qolu lam naku minal mushollin Artinya “Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar neraka? Mereka menjawab Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat,” 6. Neraka Jahim Arti kata jahim adalah tempat yang sangat panas. Neraka ini dijelaskan sebagai tempat dengan api yang besar di sebuah jurang atau lubang, sehingga tak heran terasa sangat panas. Neraka ini diperuntukkan bagi pendusta ayat-ayatNya, mendurhakaiNya, dan lupa urusan akhirat karena sibuk dengan urusan duniawi. Keberadaan jahim dijelaskan dalam Al Hajj ayat 51, وَالَّذِينَ سَعَوْا فِي آيَاتِنَا مُعَاجِزِينَ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَحِيمِ Wallażīna sa’au fī āyātinā mu’ājizīna ulā`ika aṣ-ḥābul-jaḥīm Artinya “Tetapi orang-orang yang berusaha menentang ayat-ayat Kami dengan maksud melemahkan kemauan untuk beriman, mereka itu adalah penghuni-penghuni neraka Jahim.” 7. Neraka Wail Penghuni neraka wail adalah mereka yang lalai dalam shalat, terlena urusan duniawi, dan mengabaikan panggilanNya. Kelompok lain yang bisa menghuninya adalah pelaku riya’ dan curang. Neraka wail diceritakan dalam firmanNya surat Al Muthaffifin ayat 1-3, وَيْلٌ لِلْمُطَفِّفِينَ الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ وَإِذَا كَالُوهُمْ أَوْ وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ Wailul lil muthaffifin Alladzina idza ta’luu alannasi yastaufun Waidza kaaluu hum aw wazan hukum yukh siruun. Artinya “Celakalah wail bagi orang-orang yang curang dalam menakar dan menimbang! Yaitu orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dicukupkan, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi,” 8. Neraka Hawiyah Makna hawiyah adalah jatuh dari tempat paling tinggi ke tempat paling rendah. Dengan makna seperti itu, tidak diketahui seberapa dalam neraka hawiyah, hingga disebut yang paling rendah. Sebutan lain untuk neraka ini dalam Al Quran adalah nar hamiyah yang berarti api panas dan berkobar. Neraka ini diperuntukkan bagi orang-orang yang ringan timbangan amal kebaikannya. Nama-Nama Surga Sumber 1. Surga Firdaus Surga firdaus merupakan surga yang diciptakan dari emas. Surga ini juga disebut sebagai surga dengan tingkatan tertinggi. Calon penghuni surga ini adalah orang beriman yang khusyu dalam shalat, menunaikan zakat, menjaga diri dan menghindari zina, serta senantiasa mentaati perintah-perintah Allah SWT. Surga firdaus dijelaskan dalam Al Kahfi ayat 107 إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنَّاتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلًا Innallażīna āmanụ wa amiluṣ-ṣāliḥāti kānat lahum jannātul-firdausi nuzulā Artinya “Sungguh, orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, untuk mereka disediakan surga Firdaus sebagai tempat tinggal.” 2. Surga Adn Surga adn diciptakan Allah SWT dari intan putih bagi orang-orang dengan kesempurnaan iman dan Islam. Mereka yang bersabar dalam hidupnya juga berpeluang menghuni surga ini. Firman Allah mengenai surga adn dapat disimak dalam surat As Shaff ayat 12 يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَيُدْخِلْكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ Yagfir lakum żunụbakum wa yudkhilkum jannātin tajrī min taḥtihal-an-hāru wa masākina ṭayyibatan fī jannāti adn, żālikal-fauzul-aẓīm Artinya “Niscaya Allah mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai, dan ke tempat-tempat tinggal yang baik di dalam surga Adn. Itulah kemenangan yang agung.” 3. Surga Na’im Selanjutnya ada surga na’im berisi kenikmatan yang disebut tercipta dari perak putih. Calon penghuni surga ini dijelaskan dalam firman Allah SWT surat Luqman ayat 8 yaitu إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ جَنَّاتُ النَّعِيمِ Innallażīna āmanu wa amiluṣ-ṣāliḥāti lahum jannātun na’īm Artinya “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, bagi mereka surga-surga yang penuh kenikmatan.” 4. Surga Ma’wa Akar kata ma’wa adalah awa-ya wi yang artinya menyatu dengan suatu tempat dan menetap di sana. Jannatul ma’wa menjadi tempat hamba yang bertakwa, beramal sholeh, menahan hawa nafsu, dan meyakini kebesaran Allah SWT. Adanya surga ma’wa disebut dalam surat An Najm ayat 15 عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَىٰ Indah jannatul mawaa Artinya “Di dekatnya ada surga tempat tinggal.” 5. Surga Darussalam Surga ini yang diciptakan Allah SWT dari yaqut merah. Para penghuninya adalah orang-orang yang beriman dan bertakwa, merenungkan tanda-tanda kebesaranNya, serta mengakui kebesaran Allah. Hal ini sesuai FirmanNya dalam surat Al An’am ayat 127, لَهُمْ دَارُ السَّلَامِ عِنْدَ رَبِّهِمْ ۖ وَهُوَ وَلِيُّهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ Lahum daarus salaami inda Rabbihim wa huwa waliyyuhum bimaa kaanuu ya’maluun Artinya “Bagi mereka disediakan tempat yang damai surga di sisi Tuhannya. Dan Dialah pelindung mereka karena amal kebajikan yang mereka kerjakan.” 6. Darul Muqamah Nama surga selanjutnya adalah Darul Muqamah yang diciptakan dari permata putih. Ciri penghuninya adalah orang yang senantiasa berpegang teguh pada iman dan Islam, memperbanyak amal sholeh, para ahli syukur. Bukti surga ini dijelaskan dalam QS Fathir ayat 35, ٱلَّذِىٓ أَحَلَّنَا دَارَ ٱلْمُقَامَةِ مِن فَضْلِهِۦ لَا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌ وَلَا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوبٌ Allażī aḥallanā dāral-muqāmati min faḍlih, lā yamassunā fīhā naṣabuw wa lā yamassunā fīhā lugụb Artinya “Yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal surga dari karunia-Nya; didalamnya kami tiada merasa lelah dan tiada pula merasa lesu.” 7. Maqamul Amin Surga Maqamul Amin diperuntukkan Allah SWT untuk hambaNya yang benar-benar bertakwa. Allah berfirman dalam surat Adh-Dhukhan ayat 51, إِنَّ ٱلْمُتَّقِينَ فِى مَقَامٍ أَمِينٍ Innal-muttaqīna fī maqāmin amīn Artinya “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman.” 8. Surga Khuldi Allah SWT menciptakan surga khuldi dari marjan merah dan kuning. Ciri penghuninya adalah orang yang taat menjalankan perintah Allah seperti tercantum dalam surat Al Furqan ayat-15 قُلْ أَذَٰلِكَ خَيْرٌ أَمْ جَنَّةُ الْخُلْدِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ ۚ كَانَتْ لَهُمْ جَزَاءً وَمَصِيرًا Qul a żālika khairun am jannatul-khuldillatī wu’idal-muttaqụn, kānat lahum jazā`aw wa maṣīrā Artinya “Katakanlah Muhammad, “Apakah azab seperti itu yang baik, atau surga yang kekal yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa sebagai balasan, dan tempat kembali bagi mereka?” Demikian pembahasan tentang ayat Al Quran tentang surga dan neraka, semoga artikel ini bermanfaat untuk Grameds. Jika ingin mencari buku-buku tentang agama Islam, maka kamu bisa mendapatkannya di Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi LebihDenganMembaca. Penulis Yufi Cantika Sukma Ilahiah Baca juga ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
Hasil pencarian tentang Ayat+tentang+surga Sebagian penghuni surga menghadap ke arah yang lain....Masing-masing mereka menanyakan kepada temannya tentang kehormatan yang mereka terima ini, dan juga tentang Dan apabila dia mengetahui barang sedikit tentang ayat-ayat Kami, maka ayat-ayat itu dijadikan olok-olok Dan mereka mengucapkan sewaktu mereka memasukinya; lafal ayat ini diathafkan kepada lafal Dukhuuluhaa...yang diperkirakan keberadaannya tadi pada ayat sebelumnya, "Segala puji bagi Allah yang telah memenuhi...janji-Nya kepada kami yakni memasukkan kami ke dalam surga dan telah memberikan kepada kami tempat...ini surga ini sedangkan kami diperkenankan menempati menghuni tempat dalam surga di mana saja kami..., karena semuanya indah maka sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal adalah surga. ungkapan ini menggambarkan tentang kengeriannya; ayat yang pertama dan ayat yang kedua merupakan Mubtada Yakni yang akan mewarisi surga Firdaus yaitu surga yang tempatnya paling tinggi....Mereka kekal di dalamnya di dalam ayat-ayat yang telah lalu terkandung isyarat yang menunjukkan tempat Dan apabila dia mengetahui tentang ayat-ayat Kami yakni Alquran barang sedikit, maka ayat-ayat itu...Merekalah orang-orang yang banyak mendustakan ayat-ayat Kami itu yang memperoleh azab yang menghinakan Demikianlah penjelasan dan perincian Kami tentang keadaan mereka....Neraka jahanam adalah balasan bagi mereka karena mereka telah mengingkari dan mengolok-olok ayat-ayat Dalam berbagai berita tentang nabi-nabi dengan kaum mereka, tentang surga dan neraka yang telah Kami Jika orang yang menyombongkan diri itu mengetahui sedikit tentang ayat Allah, seluruh ayat-ayat Allah Dan orang-orang yang paling dahulu dalam kebaikan, mereka adalah para nabi; ayat ini berkedudukan menjadi...Mubtada yaitu orang-orang yang paling dahulu lafal ayat ini mengukuhkan makna ayat pertama, dimaksud...sebagai ungkapan tentang keagungan kedudukan mereka. Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami pengetahuan...tentang isi Al Kitab, kemudian dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah, kecuali orang-orang yang kafir. ayat ini menggambarkan tentang kengerian yang terdapat di dalam hari tersebut. ayat ini mengungkapkan tentang kedudukan hari pembalasan yang agung itu. sedang diturunkan artinya di masa Nabi saw. masih hidup niscaya akan diterangkan kepadamu makna ayat... apabila kamu bertanya tentang macam-macam masalah sewaktu Nabi saw. masih ada niscaya akan turun ayat-ayat...Alquran yang menjelaskannya dan jika ayat-ayat Alquran telah turun niscaya isinya akan menjelek-jelekkan...kamu sendiri oleh karena janganlah kamu banyak bertanya tentang hal-hal itu; sesungguhnya Allah telah...memaafkan kamu tentang hal-hal itu sebelum kamu meminta maaf kepada-Nya, maka dari itu janganlah kamu Dan mengutus seorang Rasul yang membacakan kepadamu ayat-ayat Allah yang menerangkan bermacam-macam...barangsiapa beriman kepada Allah dan mengerjakan amal yang saleh niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga-surga "Apa yang demikian itukah hal yang telah disebutkan itukah, yaitu ancaman dan gambaran tentang neraka...yang baik, atau surga yang kekal yang telah dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa?"...Surga itu untuk mereka menurut ilmu Allah sebagai balasan sebagai pahala dan tempat kembali tempat Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kalian mengenai perintah dan larangan....Dan Allah Maha Mengetahui tentang apa yang Dia perintahkan dan apa yang Dia larang lagi Maha Bijaksana Orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan pertemuan dengan Dia tidak percaya pada Alquran dan...adanya hari berbangkit mereka putus asa dari rahmat-Ku surga-Ku dan mereka itu mendapat azab yang semuanya turun pada periode Mekah, kecuali dua belas ayat, yaitu ayat 26, 32, 33, 57, dan delapan ayat...dari ayat 73 hingga ayat 80 yang turun pada periode Madinah....Dalam ayat selanjutnya, Allah mengisyaratkan tentang kedudukan al-Qur'ân, kemudian membicarakan tentang...ayat-ayat seperti al-Qur'ân dan bagaimana manusia menyikapinya, tentang kekuasaan Allah untuk mendatangkan...ayat-ayat lainnya, tentang kedudukan al-Qur'ân yang mencakup kebenaran dan tentang keadaan orang-orang Dan matahari berjalan ayat ini dan seterusnya merupakan bagian daripada ayat Wa-aayatul Lahum, atau...merupakan ayat yang menyendiri, yakni tidak terikat oleh ayat sebelumnya demikian pula ayat Wal Qamara..., pada ayat selanjutnya di tempat peredarannya tidak akan menyimpang dari garis edarnya....beredarnya matahari itu ketetapan Yang Maha Perkasa di dalam kerajaan-Nya lagi Maha Mengetahui tentang Dan ceritakanlah kepada mereka tentang Ibrahim di dalam Al-Kitab ini Alquran, yaitu tentang kisahnya...membenarkan seorang yang sangat jujur dalam keimanannya lagi seorang nabi hal ini dijelaskan dalam ayat Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali...tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak pula mereka masuk surga, hingga unta Kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka mengetahui ayat ini merupakan pengukuh dari ayat sebelumnya...; dan pada ayat ini dipakai kata Tsumma untuk memberikan pengertian, bahwa ancaman yang kedua lebih keras...dan lebih berat daripada ancaman yang dikandung pada ayat sebelumnya....Selanjutnya Allah swt. memberikan isyarat yang menunjukkan tentang kekuasaan-Nya untuk membangkitkan Dan jika kamu tanyakan kepada mereka tentang apa yang mereka lakukan itu, tentulah mereka akan manjawab...Katakanlah "Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?" [[32 ~ AS-SAJDAH SUJUD Pendahuluan Makkiyyah, 30 ayat ~ Surat yang turun setelah surat al-Mu'minûn...keadaan orang-orang jahat pada hari perhitungan, sikap orang-orang Mukmin ketika diingatkan dengan ayat-ayat...dan penjelasan tentang balasan untuk orang-orang Mukmin dan fasik....Di antara tujuan terpenting yang terkandung dalam surat ini adalah pengarahan pandangan kepada ayat-ayat...tentang alam semesta, pembicaraan tentang kebangkitan dan bantahan terhadap orang-orang yang mengingkarinya Ayat berikut ini turun tentang orang-orang Yahudi, Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan kepada...manusia apa-apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan dan petunjuk seperti ayat rajam dan tentang Apakah kalian hai orang-orang yang ingkar terhadap adanya hari berbangkit; lafal ayat ini dapat dibaca...Allah telah membinanya lafal ayat ini menjelaskan tentang cara penciptaan langit. Allah telah mengumpamakan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat yang diturunkan kepada rasul- Nya, dan...berkata, "Wahai Nabi, bacakanlah kepada kaummu kisah tentang seorang lelaki dari Banû Isrâ'îl yang mengetahui...ayat-ayat yang Kami turunkan kepada rasul-rasul, tetapi kemudian ia tidak mempedulikannya. Kalimat ayat ini menjadi Mubtada sedangkan Khabarnya ialah, Alangkah mulianya golongan kanan itu kalimat...ayat ini mengandung makna yang mengagungkan dan memuliakan kedudukan mereka, karena mereka dimasukkan...ke dalam surga.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw menjelaskan hakikat amal ibadah seorang hamba bahwa amal mereka sama sekali tidak bisa menjadi jaminan untuk masuk surga. Dalil semacam inilah yang seringkali disalahpahami oleh sebagian kalangan. Mereka beranggapan bahwa masuk surga adalah kehendak Allah. Lalu untuk apa kita beramal di dunia? Bahkan yang lebih ekstrem, mereka berani menggugurkan perintah syariat jika telah sampai pada maqam hakikat. Bagaimana cara memahami hakikat dengan benar? Sebelum dibahas, kami kutip terlebih dahulu hadits Rasulullah saw berikut ini لا يُدْخِلُ أَحَدًا مِنْكُمْ عَمَلُهُ الْجَنَّةَ، وَلَا يُجِيرُهُ مِنَ النَّارِ، وَلَا أَنَا إِلَّا بِرَحْمَةٍ مِنَ اللهِ Artinya, “Tidak ada amalan seorang pun yang bisa memasukkannya ke dalam surga, dan menyelematkannya dari neraka. Tidak juga denganku, kecuali dengan rahmat dari Allah” HR Muslim. Memang benar jika dikatakan masuk surga tidak didasarkan pada amal, melainkan fadhl karunia dan rahmat Allah. Akan tetapi menjadi tidak benar jika memiliki anggapan bahwa amal baik sama sekali tidak memiliki nilai apapun, atau bahkan masih mempertanyakan untuk apa beramal di dunia. Kenapa demikian? Karena Allah telah memberikan sebuah bocoran dan kriteria para penghuni surga dalam firman-Nya, yaitu mereka yang beriman dan beramal kebajikan, mengikuti perintah juga menjauhi larangan-Nya sebagaimana tertulis dalam Surat An-Nisa’ ayat 122 berikut وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَنُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَداً لَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ وَنُدْخِلُهُمْ ظِلاًّ ظَلِيلاً Artinya, “Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selamanya. Di sana mereka mempunyai pasangan-pasangan yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman.” Surat An-Nisa’ ayat 57. Selain itu, makna yang tepat untuk hadits di atas tidaklah sebagaimana yang diterjemah secara tekstual. Ada banyak penafsiran para ulama yang pemahamannya justru tidak sebagaimana yang dipahami secara umum oleh beberapa kalangan yang menganggap bahwa amal tidak memiliki nilai apa-apa tanpa rahmat-Nya, sehingga mereka meyakini bahwa tidak ada gunanya beramal jika kemudian tidak ada rahmat di dalamnya. Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam salah satu kitab syarah haditsnya mengatakan bahwa hadits di atas memiliki banyak penafsiran, setidaknya ada tiga pendapat ulama ahli hadits dalam mengartikan hadits di atas, Pertama, taufiq untuk bisa melakukan suatu amal ibadah merupakan bentuk rahmat dari Allah yang sudah diberikan sejak sebelum seorang hamba melakukan ibadah; Kedua, seorang hamba berhak mendapatkan rahmat, apabila ia sudah melakukan ketaatan. Dengan kata lain, orang-orang yang tidak melakukan ketaatan tidak berhak mendapatkan rahmat Allah. Imam Ibnu Hajar mengibaratkan seorang budak yang berharap mendapatkan upah dari tuannya tanpa bekerja terlebih dahulu, tentu merupakan hal yang tidak mungkin. Sebab, upah akan diberikan apabila ia telah bekerja untuk tuannya. Ketiga, inti masuk surga adalah murni rahmat dari Allah, akan tetapi nikmat di dalamnya akan berbeda sesuai dengan kadar amal yang dimiliki seseorang, jika kadar amalnya banyak, maka akan mendapatkan nikmat Allah yang juga banyak. Begitu juga sebaliknya, seorang muslim yang nilai ketaatannya sedikit, akan masuk surga yang di dalamnya terdapat kenikmatan yang sedikit pula. Imam Ibnu Hajar, Fathul Bari Syarh Shahihil Bukhari, [Beirut, Darul Ma’rifah, tahun cetak 1379 H], juz XI, halaman 296. Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa hanya rahmat dan karunia dari Allah-lah yang bisa memasukkan seseorang ke dalam surga, akan tetapi keduanya bisa didapatkan oleh umat Islam ketika mereka sudah beramal sesuai dengan anjuran dalam ajaran Islam itu sendiri. Terus beramal sesuai syariat sebagai representasi patuh pada perintah-Nya dan meyakini bahwa bukan amal itu yang menyebabkan seseorang masuk surga. Imam Abu Zakaria Muhyiddin Yahya bin Syarf an-Nawawi wafat 676 H dalam kitab haditsnya mengatakan bahwa dalam konteks ini, ulama Ahlussunnah wal Jamaah memiliki pandangan yang berbeda dengan kelompok Muktazilah yang menganggap bahwa wajib bagi Allah memberi pahala bagi yang melakukan ketaatan. Kedua perbedaan ini terletak dalam masalah amal baik seorang Muslim yang harus mendapatkan pahala dan kemudian masuk surga. Menurut mazhab Ahlussunnah, Allah tidak menetapkan pahala, siksa, wajib, dan haram dalam semua tuntutan taklif berupa kewajiban dan keharaman. Semua kewajiban itu dilandasi oleh syariat. Oleh karenanya, Allah tetap adil apabila menyiksa mereka yang taat dan orang-orang saleh, begitu juga tetap adil apabila memuliakan orang kafir dan memasukkan mereka ke dalam surga. Akan tetapi, benarkah kelak Allah akan melakukan semua itu? Ternyata jawaban Imam Nawawi tidak demikian, ia mengatakan, وَلَكِنَّهُ أَخْبَرَ وَخَبَرُهُ صِدْقٌ أَنَّهُ لَا يَفْعَلُ هَذَا بَلْ يَغْفِرُ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَيُدْخِلُهُمْ الجَنَّةَ بِرَحْمَتِهِ وَيُعَذِّبُ الْمُنَافِقِيْنَ وَيُخَلِّدُهُمْ فِى النَّارِ عَدْلًا Artinya, “Meski demikian, namun Allah telah memberi khabar dan khabar-Nya benar bahwa Ia tidak akan melakukan demikian sebagaimana penjelasan sebelumnya, akan tetapi memberi ampunan kepada orang mukmin dan memasukkan mereka ke dalam surga dengan rahmat-Nya, dan menyiksa orang munafiq dan mengekalkan mereka dalam neraka karena adil.” Imam Nawawi, Syarhun Nawawi alal Muslim, [Beirut, Darul Ihya’ at-Turats, cetakan kedua 1932 H], juz XVII, halaman 159. Dari penjelasan Imam Nawawi di atas, kita semakin yakin bahwa memaknai hadits di atas serta meyakini bahwa amal seseorang tidak memiliki nilai apa-apa sangat keliru, dan kontradiksi dengan kebanyakan ayat dan hadits yang lain. Di antaranya, firman Allah swt dalam Surat Al-Ankabut, yaitu وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَنُبَوِّئَنَّهُمْ مِنَ الْجَنَّةِ غُرَفاً Artinya, “Orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, sungguh, mereka akan Kami tempatkan pada tempat-tempat yang tinggi di dalam surga.” Surat Al-Ankabut ayat 58. Alhasil, beramal saleh dan memperbanyak ketaatan tetap memiliki nilai sangat penting untuk selalu ditingkatkan oleh umat Islam. Pahala dan surga merupakan balasan logis dari adanya ibadah. Tanpanya, akan mustahil seseorang akan dimasukkan dalam surga oleh Allah swt. Dengan kata lain, meski rahmat dan karunia menjadi poin tertinggi untuk meraih surga-Nya, amal ibadah tetap mendukung untuk menjadi salah satu alternatif meraih tempat yang penuh nikmat kelak di hari akhir tersebut. Ustadz Sunnatullah, pengajar di Pondok Pesantren Al-Hikmah Darussalam Durjan, Kokop, Bangkalan, Jawa Timur.
– Ayat Alkitab tentang masuk surga. Tuhan menjanjikan surga bagi manusia yang selama hidupnya kerap berbuat baik di dunia. Perbuatan baik ini meliputi perbuatan baik kepada diri sendiri, orang sekitar, dan juga dengan Tuhan. Bila tidak melakukan perbuatan baik, maka seorang manusia bisa dimasukkan ke dalam neraka. Di sana mereka akan mendapat penyiksaan atas dosa-dosa yang pernah dilakukan sebelumnya. Tak heran mengapa oleh karena itu seseorang sangat dianjurkan memanjatkan doa pengakuan dosa lengkap mengenai masuk surga telah dijelaskan di dalam ayat emas Alkitab. Melalui firman-Nya, Tuhan telah mengatakan jika orang selama kehidupannya menjaga perilaku baik, maka ia akan mendapat sukacita dan berkat yang dari itu pada kesempatan ini kami ingin membagikan kumpulan daftar ayat emas Alkitab atau firman Tuhan tentang masuk surga. Supaya kita bsia sama-sama mengetahui apa kata Tuhan soal surga. Silahkan simak di bawah Ayat Alkitab Tentang Masuk SurgaKumpulan Ayat Alkitab LainnyaDaftar Ayat Alkitab Tentang Masuk SurgaBerikut adalah kumpulan daftar ayat emas Alkitab atau firman Tuhan tentang masuk surga. Kami telah merangkumnya dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Simak ulasannya di bawah Aku berkata kepadamu, Kecuali engkau dipertobatkan, dan menjadi sama seperti anak kecil, engkau tidak akan bisa masuk ke dalam Kerajaan 183Yesus menjawab dan berkata kepadanya, Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, Kecuali jika seseorang dilahirkan kembali, dia tidak dapat melihat kerajaan 33Diberkatilah orang yang miskin dalam roh karena kerajaan surga adalah milik 53Yesus menjawab, Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, Kecuali jika seseorang dilahirkan dari air dan Roh, dia tidak bisa masuk ke dalam kerajaan 35Tidak tahukah engkau, bahwa orang-orang yang tidak benar tidak akan mewarisi Kerajaan Tuhan? Jangan tertipu! Baik orang-orang cabul, penyembah berhala, orang yang berzina, banci, atau yang melakukan perbuatan memalukan terhadap sesama jenisnya, pencuri, tamak, pemabuk, pengumpat, atau pemeras, tidak akan mewarisi kerajaan Korintus 69-10Berbahagialah mereka yang melakukan perintah-perintah-Nya, sehingga mereka dapat memperoleh hak atas pohon kehidupan dan dapat masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota 2214Bukan setiap orang yang memanggil-Ku, Tuhan, Tuhan, yang akan masuk ke dalam Kerajaan Surga; melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di 721Karena Aku berkata kepadamu, Bahwa kecuali jika kebenaranmu melebihi kebenaran ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sekali-kali engkau tidak akan masuk ke dalam Kerajaan 520Dan Yesus berkata kepadanya, Tidak seorang pun yang telah memegang bajak dan menoleh ke belakang, layak bagi kerajaan 962Sekarang perbuatan daging adalah nyata, yaitu percabulan, kecemaran, kenajisan, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, kebencian, perselisihan, iri hati, kemurkaan, perseteruan, perpecahan, bidat, kedengkian, pembunuhan, kemabukan, pesta pora, dan sebagainya terhadap semua itu kuperingatkan kepadamu lebih dahulu, seperti yang kuperingatkan sebelumnya, bahwa mereka yang melakukan hal-hal seperti itu tidak akan mewarisi kerajaan 519-21Sebab itu ketahuilah, bahwa tidak ada orang cabul, orang cemar, orang tamak, yang adalah penyembah berhala, yang memiliki warisan apa pun di dalam kerajaan Kristus dan 5 5Sejak itu Yesus mulai berkhotbah dan mengatakan, Bertobatlah engkau karena Kerajaan Surga sudah 417Yesus menjawab, Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, Kecuali jika seseorang dilahirkan dari air dan Roh, dia tidak bisa masuk ke dalam kerajaan 35Kerajaan surga menderita kekerasan dan orang merebutnya dengan 1112Dan sekali-kali tidak akan masuk ke sana segala sesuatu yang mencemarkan, siapa pun yang melakukan kekejian, atau berdusta, melainkan hanya mereka yang tertulis di dalam kitab kehidupan Anak 2127Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia 320Kumpulan Ayat Alkitab LainnyaSelain membahas tentang masuk surga, kami sebelumnya juga telah banyak membagikan ayat-ayat emas Alkitab atau firman Tuhan tentang hal-hal menarik lainnya dalam kehidupan. Anda bisa menyimaknya pada artikel di bawah Alkitab Tentang Ulang Tahun AnakKumpulan Ayat Alkitab Tentang KesembuhanAyat Alkitab Tentang Kekuatan Doa MemampukanKesimpulanItu dia sekilas pembahasan mengenai ayat alkitab tentang masuk surga, ayat alkitab tentang surga, ayat alkitab tentang kerajaan surga, syarat masuk surga menurut alkitab, ayat alkitab tentang kematian, yohanes 3 16, cara masuk surga kerajaan Rohani Kristen untuk Kaum Bapak AyahDoa Bapa Kami Kristen Katolik dan ProtestanContoh Doa Makan Kristen yang Singkat dan Baik
kumpulan ayat tentang surga